Penandatanganan MoU dan MoA antara Universitas Kahuripan Kediri dan PT Sandawa Farm: Meningkatkan Kolaborasi Akademik dan Industri Peternakan


Pada hari ini, di Universitas Kahuripan Kediri, telah dilaksanakan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Memorandum of Agreement (MoA) antara Universitas Kahuripan Kediri dan PT Sandawa Farm. Acara ini dihadiri langsung oleh Rektor Universitas Kahuripan Kediri, Bapak Harry Sugara, M.Pd., serta Dekan Fakultas Pertanian dan Peternakan, Drh. Rico Anggriawan, M.Vet. Dari pihak PT Sandawa Farm, perwakilan manajemen turut hadir untuk menandatangani perjanjian kerja sama yang bertujuan untuk memperkuat sinergi antara dunia akademik dan industri peternakan.

PT Sandawa Farm dikenal sebagai peternakan domba yang tidak hanya fokus pada produksi ternak, tetapi juga mengembangkan berbagai produk turunannya, termasuk produk kecantikan yang berasal dari bahan alami. Melalui kerja sama ini, diharapkan mahasiswa Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Kahuripan Kediri mendapatkan kesempatan lebih luas untuk belajar secara langsung di industri, baik dalam aspek budidaya ternak maupun pengolahan produk bernilai tambah. Selain itu, PT Sandawa Farm juga akan berkontribusi dalam berbagai program akademik, seperti kuliah tamu, penelitian bersama, dan pelatihan keterampilan bagi mahasiswa.

Kegiatan penandatanganan ini berlangsung di aula Universitas Kahuripan Kediri dengan suasana penuh semangat kolaboratif. Dalam sambutannya, Rektor Universitas Kahuripan Kediri, Bapak Harry Sugara, M.Pd., menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi, khususnya dalam bidang peternakan. Sementara itu, Drh. Rico Anggriawan, M.Vet., menegaskan bahwa Fakultas Pertanian dan Peternakan siap mendukung program-program yang diinisiasi bersama PT Sandawa Farm guna menciptakan lulusan yang kompeten dan siap bersaing di dunia industri.

Dengan adanya MoU dan MoA ini, diharapkan hubungan antara Universitas Kahuripan Kediri dan PT Sandawa Farm semakin erat dalam mewujudkan inovasi di sektor peternakan dan pengolahan produk berbasis domba. Kolaborasi ini juga menjadi bukti nyata komitmen universitas dalam menjalin kemitraan dengan dunia usaha, demi mendukung pengembangan pendidikan dan meningkatkan daya saing lulusan di tingkat nasional maupun internasional.

Universitas Kahuripan Kediri Lakukan Pemutakhiran Kurikulum, Siapkan Lulusan yang Kompetitif

Pare, Kediri – 29 Oktober 2024. Universitas Kahuripan Kediri menghelat acara Workshop dalam rangka lokakarya kurikulum yang bertajuk “Workshop Pemutakhiran dan Implementasi Kurikulum Perguruan Tinggi Berbasis Outcame Based Learning (OBE) Bacth 1” dihadiri oleh Harry Sugara selaku Rektor, R. Mohammad Mahrus Alie, S.Sos., MM selaku Ketua Pengurus YPKK, Jajaran Wakil Rektor, Dekan, Kaprodi, Dosen, dan tenaga kependidikan.

Selain itu Prof. Dr. Mohammad Syaefudin, MM selaku Kepala Lembaga Inovasi Pembelajaran (LIP) Universitas Muhammadiyah Malang juga turut dihadirkan oleh Rektor sebagai Narasumber dalam acara workshop tersebut. Kegiatan tersebut merupakan realisasi dari program kerja Bidang Akademik yang dipimpin langsung oleh Riska Nur Wakidah, S.ST., M. Tr.T selaku Wakil Rektor 1 Universitas Kahuripan Kediri.

Dalam kesempatan tersebut, Rektor menyampaikan dalam sambutannya bahwa, “acara workshop ini merupakan bagian dari agenda penyesuaian dari adanya kebijakan Permendikbud Nomor 53 Tahun 2023. Ditengah-tengah ketatnya persaingan dan kolaborasi saat ini, Universitas Kahuripan Kediri harus segera melakukan pemutakhiran kurikulum seluruh program studi dalam mempersiapkan lulusan yang kompeten dan siap berinovasi menghadapi ketatnya persaingan dunia kerja. Namun yang paling terpenting adalah niat dan tim kerja fakultas dan program studi harus cepat melakukan penyesuaian kurikulum sesuai arahan dan pembimbingan dari narasumber agar kurikulum baru segera terealisasi pada tahun akademik 2025/2026 nanti”.

Bapak R. Muhamad Mahrus Alie, S.Sos., MM sebagai perwakilan dari Yayasan Pendidikan Koperasi Kediri juga menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan workshop ini bahwa “kurikulum menjadi komponen yang vital dalam perguruan tinggi dalam memberikan jaminan mutu pendidikan kepada masyarakat dan pengguna lulusan. Selain itu  kegiatan ini sebagai salah satu langkah konkrit untuk mewujudkan visi dan misi Universitas Kahuripan Kediri sebagai perguruan yang Unggul, Handal dan Jaya di tahun 2030.”

Pada acara inti, Prof. Dr. Mohammad Syaefudin, MM memaparkan peran penting pemutakhiran kurikulum melalui strategi rekonstruksi kurikulum, reformulasi CPL program studi dan struktur matakuliah dengan penyesuaian pada Permendikbud Nomor 53 Tahun 2023, jenjang KKNI, OBE, perkembangan IPTEK dan juga mengacu pada kebutuhan DUDI. Selama acara berlangsung narasumber juga mengevaluasi dan turut memberikan bimbingan teknis secara tim kerja sesuai fakultas masing-masing. Pada akhir sesi ini narasumber mempersilahkan ketua program studi untuk melakukan presentasi hasil dari perumusan profil lulusan dan CPL program studi disertai koreksi pembenahan.

Dalam kegiatan pemutakhiran kurikulum Batch 1 ini dilakukan peninjauan ulang serta draf usulan perbaikan pada komponen; (1) VMTS PT, Fakultas, Prodi; (2) Profil Lulusan; (3) CPL Prodi; dan (4) matakuliah penciri di tingkat Universitas dan fakultas. Komponen tersebut menjadi target penyelesaian dokumen kurikulum tahap ke 1. Pada nantinya akan segera dilanjutkan lagi pemutakhiran kurikulum Batch 2 dengan target penyesuaian pada komponen bahan kajian, matakuliah, bobo tsks, matriks, peta kurikulum, dan dokumen RPS. Pada kegiatan batch ke 2 nanti Rektor meminta kepada Dekan untuk mengawal penuntasan kurikulum dengan melibatkan mahasiswa, alumni, asosiasi profesi dan pengguna lulusan sesuai prinsip-prinsip dalam penyusunan kurikulum yang telah diatur oleh Kemdikbud dan kriteria akreditasi.

Universitas Kahuripan Kediri Hibahkan Teknologi Canggih Electroplating Chrome untuk Tingkatkan Daya Saing Pengrajin Pande Besi Desa Kiping

Automatic electroplating chrome adalah sebuah inovasi teknologi yang dihasilkan oleh tiga dosen Universitas Kahuripan Kediri, yakni Bella Arum Kristanti, S.E., M.E., Riska Nur Wakidah, S.ST., M.Tr.T., dan Trinil Muktiningrum, M.T. Inovasi ini diwujudkan melalui hibah dari Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM) Kemdikbudristek melalui program Pemberdayaan Masyarakat Pemula (PMP).

Alat ini diserahkan kepada para pengrajin Pande Besi di Desa Kiping, dengan penyerahan simbolis yang dilakukan oleh Kepala Desa, Ngat Sumangto. Acara tersebut juga dihadiri oleh perangkat desa dan para pengrajin lokal.

Dalam sambutannya, Ngat Sumangto menyatakan rasa syukur dan apresiasi yang tinggi kepada Universitas Kahuripan Kediri atas inovasi ini. Ia berharap alat tersebut dapat mengatasi masalah karat pada produk pisau di Desa Kiping dan meningkatkan nilai estetikanya, sehingga membantu perekonomian masyarakat.

“Kami sangat bersyukur dan berharap alat ini dapat bermanfaat serta memberikan dampak positif bagi ekonomi masyarakat di sini,” ungkapnya. Ia juga berkomitmen untuk mendukung pengembangan alat ini lebih lanjut.

Menurutnya, mayoritas penduduk Desa Kiping menjalankan usaha pande besi, dan kehadiran teknologi ini diharapkan dapat memperluas pasar bagi produk-produk desa.

Sementara itu, Bella, sebagai fasilitator dari Universitas Kahuripan Kediri, menjelaskan bahwa hibah ini bertujuan untuk meningkatkan penghasilan dan popularitas produk lokal Desa Kiping. Dalam sesi sosialisasi, materi tentang pemasaran digital juga disampaikan, agar masyarakat tidak hanya mampu memproduksi, tetapi juga bisa memasarkan produk mereka secara online.

“Materi pemasaran digital ini penting agar produk dari Desa Kiping bisa dipromosikan di marketplace dan menjangkau lebih banyak pembeli,” tambah Bella.***

Mahasiswa Agribisnis Semester 3 Kunjungi Omah Melon Kediri untuk Pembelajaran Usahatani

Kediri, 23 Oktober 2024 – Mahasiswa Semester 3 Program Studi Agribisnis melakukan kunjungan lapang ke Omah Melon Kediri dalam rangka Mata Kuliah Pengantar Ilmu Usahatani. Kunjungan ini dipandu langsung oleh Bapak Bambang Suseno, selaku owner Omah Melon, serta didampingi oleh Bapak Novi Dwi Priambodo, S.Hut., M.M., selaku dosen pengampu mata kuliah.

Dalam kegiatan ini, mahasiswa mendapatkan wawasan mendalam mengenai manajemen usaha tani melon, mulai dari teknik budidaya, strategi pemasaran, hingga tantangan dalam agribisnis hortikultura. Bapak Bambang Suseno membagikan pengalaman dan kiat suksesnya dalam mengembangkan Omah Melon sebagai destinasi edukasi pertanian dan agribisnis yang berkelanjutan.

Mahasiswa juga berkesempatan untuk melihat langsung proses budidaya melon premium, dari tahap persiapan lahan, pemilihan benih unggul, hingga teknik perawatan yang diterapkan agar menghasilkan buah berkualitas tinggi. Selain itu, diskusi interaktif dengan pemilik usaha memberikan pemahaman praktis tentang bagaimana teori yang dipelajari di kelas dapat diterapkan dalam dunia nyata.

Kunjungan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap konsep usahatani dan mendorong mereka untuk lebih inovatif dalam mengembangkan usaha di sektor pertanian. Dengan adanya pengalaman langsung dari praktisi, mahasiswa diharapkan semakin siap menghadapi tantangan dunia agribisnis di masa depan.