Kolaborasi Strategis Agroteknologi: Universitas Kahuripan Kediri dan Universitas Pekalongan Tandatangani MoA

Senin, 21 April 2026, Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Peternakan Universitas Kahuripan Kediri resmi menjalin Memorandum of Agreement (MoA) dengan Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Pekalongan melalui Zoom Meeting pukul 13.30 WIB. Acara ini dihadiri oleh Dekan Fakultas Pertanian Peternakan Universitas Kahuripan Kediri, Dr. Rico Anggriawan, drh., M.Vet, Kepala Program Studi Agroteknologi Universitas Kahuripan Kediri, Zaiyin Rizky Ageng Maulidia, SP., MP, Dekan Fakultas Pertanian Universitas Pekalongan, Dr. Ubad Badrudin, S.P., M.P, dan Kepala Program Studi Agroteknologi Universitas Pekalongan, Sajuri, S.P., M.P.

Perjanjian ini mencakup kolaborasi pembelajaran melalui Magang Berdampak, penelitian dan penulisan ilmiah bersama, pertukaran jurnal dan mahasiswa, pengembangan kurikulum, penyelenggaraan forum ilmiah seperti seminar dan workshop, serta penguatan kapasitas lembaga. MoA ini menegaskan komitmen kedua institusi untuk mendorong inovasi, meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat di bidang Agroteknologi, sekaligus memperluas pertukaran ilmu antar civitas akademika.

Penguatan Pembelajaran Ilmu Produksi Ternak melalui Kunjungan Lapangan di Tjokro Farm Kasembon

Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian Peternakan terus mempertegas komitmennya dalam “Membangun Peternakan Berkelanjutan Berbasis Ilmu dan Teknologi” melalui kegiatan kunjungan lapangan yang digelar pada Jumat, 14 November 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari pembelajaran Mata Kuliah Ilmu Produksi Ternak Potong yang diampu oleh Dr. Rico Anggriawan, drh., M.Vet., dengan tujuan memberikan pengalaman belajar langsung di dunia usaha peternakan. Mahasiswa berkunjung ke Tjokro Farm di Kasembon, Kabupaten Malang, sebuah peternakan kambing dan domba milik Bapak Herwiyanto yang dikenal menerapkan manajemen produksi modern. Di lokasi ini, mahasiswa diperkenalkan pada berbagai aspek penting dalam produksi ternak, mulai dari pemilihan bibit dan indukan unggul, hingga pengenalan jenis-jenis domba cross Texel dan cross Dorper yang banyak dikembangkan karena performa pertumbuhan dan kualitas karkasnya. Selain itu, mahasiswa juga mempelajari proses pembuatan silase sebagai pakan cadangan berkualitas tinggi serta complete feed yang dirumuskan untuk mendukung efisiensi pertumbuhan ternak. Penjelasan teknis mengenai formulasi pakan, teknik fermentasi, hingga manajemen penyimpanan menjadi salah satu bagian yang paling diminati mahasiswa karena relevansinya dengan tantangan pakan pada industri peternakan modern. Tjokro Farm turut menerapkan konsep peternakan terintegrasi dengan pertanian, di mana limbah ternak dimanfaatkan sebagai pupuk organik untuk tanaman, sementara hasil samping pertanian kembali digunakan sebagai bahan pakan. Sistem terpadu ini tidak hanya meningkatkan efisiensi produksi, tetapi juga mendukung prinsip keberlanjutan yang kini menjadi standar pengembangan usaha peternakan. Melalui kunjungan ini, mahasiswa memperoleh gambaran nyata tentang bagaimana ilmu dan teknologi diterapkan dalam praktik lapangan. Pengalaman langsung tersebut diharapkan mampu memperkaya wawasan, meningkatkan kompetensi, serta mempersiapkan mahasiswa untuk berkontribusi dalam penguatan sektor peternakan nasional yang berkelanjutan.

Pengembangan Strategi Pertanian Tangguh di Era Perubahan Iklim untuk Menunjang Perkuliahan Sosiologi Pertanian dan Sosiologi Pedesaan

Perwakilan Mahasiswa Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Kahuripan Kediri mengikuti kegiatan kuliah tamu bertema “Sinergi Riset, Konservasi, dan Informasi Iklim untuk Pertanian Berkelanjutan di Era Perubahan Iklim” pada Rabu, 12 November 2025 di Ruang B1-05 Universitas Kadiri. Kegiatan ini menghadirkan narasumber Ibu Dra. Endang Pertiwi selaku Ketua Yayasan Hijau Daun Madniri, Bapak Setiyaris, S.P., M.Kom. selaku PMG Madya BMKG Nganjuk, serta Prof. Dr. Ir. Wahyu Widiono, M.Si.

Bagi perwakilan mahasiswa Agribisnis, kuliah tamu ini tidak hanya relevan dengan aspek teknis pertanian, tetapi juga sangat berkaitan dengan mata kuliah Sosiologi Pertanian dan Sosiologi Pedesaan. Melalui pemaparan narasumber, mahasiswa diajak melihat bagaimana perubahan iklim tidak hanya berdampak pada produksi dan pola tanam, tetapi juga pada struktur sosial, pola kehidupan, dan strategi adaptasi masyarakat tani di pedesaan. Informasi iklim, program konservasi, dan riset yang dilakukan berbagai lembaga menjadi bagian dari dinamika sosial yang memengaruhi keputusan dan perilaku petani.

Dalam perspektif Sosiologi Pertanian dan Sosiologi Pedesaan, materi kuliah tamu ini memperkaya pemahaman mahasiswa tentang peran lembaga, komunitas lokal, dan jaringan kerja sama dalam membangun pertanian berkelanjutan. Mahasiswa dapat melihat secara lebih nyata bagaimana kolaborasi antara akademisi, pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, dan petani menjadi kunci dalam mengatasi tantangan perubahan iklim di wilayah pedesaan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa mampu mengaitkan teori-teori sosial yang dipelajari di kelas dengan realitas sosial di lapangan, sehingga ke depan mereka tidak hanya memahami agribisnis dari sisi ekonomi dan teknis, tetapi juga peka terhadap aspek sosial, budaya, dan kelembagaan yang menyertai pembangunan pertanian di masyarakat pedesaan.

Mahasiswa FEB Universitas Kahuripan Kediri Raih Medali Emas di Kejuaraan Karate Internasional Piala Kemenpora RI 2025

Kediri, 20 Oktober 2025 – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Kahuripan Kediri. Dani Akbar Hermawan, mahasiswa Program Studi Manajemen sekaligus anggota UKM COMBAT (Community of Martial Arts and Body Training), berhasil meraih Medali Emas pada ajang bergengsi PIALA KEMENPORA RI 2025 – Senkaido Open International Karate Championship Series VII yang diselenggarakan pada 17–19 Oktober 2025 di GOR Ciracas, Jakarta.

Dalam kejuaraan internasional yang diikuti oleh berbagai atlet dari dalam dan luar negeri ini, Dani turun di kategori Kata dan menunjukkan performa terbaiknya hingga mengantarkan dirinya meraih posisi tertinggi di podium.

Dani, yang lahir di Sidoarjo, 3 Maret 2002, berasal dari Desa Pagerwojo, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo. Dengan semangat disiplin dan tekad kuat, ia berhasil mengharumkan nama Universitas Kahuripan Kediri di kancah nasional dan internasional.

“Saya sangat bersyukur atas pencapaian ini. Terima kasih kepada pelatih, teman-teman UKM COMBAT, dan pihak kampus yang selalu memberikan dukungan penuh,” ujar Dani dengan penuh semangat setelah menerima medali emas.

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Ibu Tuwis Hariyani, S.EI., MM., M.Sos., turut menyampaikan apresiasinya atas prestasi gemilang yang diraih mahasiswanya tersebut.

“Prestasi Dani menjadi bukti bahwa mahasiswa FEB Universitas Kahuripan Kediri tidak hanya unggul di bidang akademik, tetapi juga berprestasi di tingkat nasional dan internasional. Kami sangat bangga.”

Melalui prestasi ini, diharapkan dapat memotivasi mahasiswa lainnya untuk terus berprestasi dan membawa nama baik Universitas Kahuripan Kediri di berbagai ajang kompetisi.