Automatic electroplating chrome adalah sebuah inovasi teknologi yang dihasilkan oleh tiga dosen Universitas Kahuripan Kediri, yakni Bella Arum Kristanti, S.E., M.E., Riska Nur Wakidah, S.ST., M.Tr.T., dan Trinil Muktiningrum, M.T. Inovasi ini diwujudkan melalui hibah dari Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM) Kemdikbudristek melalui program Pemberdayaan Masyarakat Pemula (PMP).
Alat ini diserahkan kepada para pengrajin Pande Besi di Desa Kiping, dengan penyerahan simbolis yang dilakukan oleh Kepala Desa, Ngat Sumangto. Acara tersebut juga dihadiri oleh perangkat desa dan para pengrajin lokal.
Dalam sambutannya, Ngat Sumangto menyatakan rasa syukur dan apresiasi yang tinggi kepada Universitas Kahuripan Kediri atas inovasi ini. Ia berharap alat tersebut dapat mengatasi masalah karat pada produk pisau di Desa Kiping dan meningkatkan nilai estetikanya, sehingga membantu perekonomian masyarakat.
“Kami sangat bersyukur dan berharap alat ini dapat bermanfaat serta memberikan dampak positif bagi ekonomi masyarakat di sini,” ungkapnya. Ia juga berkomitmen untuk mendukung pengembangan alat ini lebih lanjut.
Menurutnya, mayoritas penduduk Desa Kiping menjalankan usaha pande besi, dan kehadiran teknologi ini diharapkan dapat memperluas pasar bagi produk-produk desa.
Sementara itu, Bella, sebagai fasilitator dari Universitas Kahuripan Kediri, menjelaskan bahwa hibah ini bertujuan untuk meningkatkan penghasilan dan popularitas produk lokal Desa Kiping. Dalam sesi sosialisasi, materi tentang pemasaran digital juga disampaikan, agar masyarakat tidak hanya mampu memproduksi, tetapi juga bisa memasarkan produk mereka secara online.
“Materi pemasaran digital ini penting agar produk dari Desa Kiping bisa dipromosikan di marketplace dan menjangkau lebih banyak pembeli,” tambah Bella.***













