Universitas Kahuripan Kediri Lakukan Pemutakhiran Kurikulum, Siapkan Lulusan yang Kompetitif

Pare, Kediri – 29 Oktober 2024. Universitas Kahuripan Kediri menghelat acara Workshop dalam rangka lokakarya kurikulum yang bertajuk “Workshop Pemutakhiran dan Implementasi Kurikulum Perguruan Tinggi Berbasis Outcame Based Learning (OBE) Bacth 1” dihadiri oleh Harry Sugara selaku Rektor, R. Mohammad Mahrus Alie, S.Sos., MM selaku Ketua Pengurus YPKK, Jajaran Wakil Rektor, Dekan, Kaprodi, Dosen, dan tenaga kependidikan.

Selain itu Prof. Dr. Mohammad Syaefudin, MM selaku Kepala Lembaga Inovasi Pembelajaran (LIP) Universitas Muhammadiyah Malang juga turut dihadirkan oleh Rektor sebagai Narasumber dalam acara workshop tersebut. Kegiatan tersebut merupakan realisasi dari program kerja Bidang Akademik yang dipimpin langsung oleh Riska Nur Wakidah, S.ST., M. Tr.T selaku Wakil Rektor 1 Universitas Kahuripan Kediri.

Dalam kesempatan tersebut, Rektor menyampaikan dalam sambutannya bahwa, “acara workshop ini merupakan bagian dari agenda penyesuaian dari adanya kebijakan Permendikbud Nomor 53 Tahun 2023. Ditengah-tengah ketatnya persaingan dan kolaborasi saat ini, Universitas Kahuripan Kediri harus segera melakukan pemutakhiran kurikulum seluruh program studi dalam mempersiapkan lulusan yang kompeten dan siap berinovasi menghadapi ketatnya persaingan dunia kerja. Namun yang paling terpenting adalah niat dan tim kerja fakultas dan program studi harus cepat melakukan penyesuaian kurikulum sesuai arahan dan pembimbingan dari narasumber agar kurikulum baru segera terealisasi pada tahun akademik 2025/2026 nanti”.

Bapak R. Muhamad Mahrus Alie, S.Sos., MM sebagai perwakilan dari Yayasan Pendidikan Koperasi Kediri juga menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan workshop ini bahwa “kurikulum menjadi komponen yang vital dalam perguruan tinggi dalam memberikan jaminan mutu pendidikan kepada masyarakat dan pengguna lulusan. Selain itu  kegiatan ini sebagai salah satu langkah konkrit untuk mewujudkan visi dan misi Universitas Kahuripan Kediri sebagai perguruan yang Unggul, Handal dan Jaya di tahun 2030.”

Pada acara inti, Prof. Dr. Mohammad Syaefudin, MM memaparkan peran penting pemutakhiran kurikulum melalui strategi rekonstruksi kurikulum, reformulasi CPL program studi dan struktur matakuliah dengan penyesuaian pada Permendikbud Nomor 53 Tahun 2023, jenjang KKNI, OBE, perkembangan IPTEK dan juga mengacu pada kebutuhan DUDI. Selama acara berlangsung narasumber juga mengevaluasi dan turut memberikan bimbingan teknis secara tim kerja sesuai fakultas masing-masing. Pada akhir sesi ini narasumber mempersilahkan ketua program studi untuk melakukan presentasi hasil dari perumusan profil lulusan dan CPL program studi disertai koreksi pembenahan.

Dalam kegiatan pemutakhiran kurikulum Batch 1 ini dilakukan peninjauan ulang serta draf usulan perbaikan pada komponen; (1) VMTS PT, Fakultas, Prodi; (2) Profil Lulusan; (3) CPL Prodi; dan (4) matakuliah penciri di tingkat Universitas dan fakultas. Komponen tersebut menjadi target penyelesaian dokumen kurikulum tahap ke 1. Pada nantinya akan segera dilanjutkan lagi pemutakhiran kurikulum Batch 2 dengan target penyesuaian pada komponen bahan kajian, matakuliah, bobo tsks, matriks, peta kurikulum, dan dokumen RPS. Pada kegiatan batch ke 2 nanti Rektor meminta kepada Dekan untuk mengawal penuntasan kurikulum dengan melibatkan mahasiswa, alumni, asosiasi profesi dan pengguna lulusan sesuai prinsip-prinsip dalam penyusunan kurikulum yang telah diatur oleh Kemdikbud dan kriteria akreditasi.

Universitas Kahuripan Kediri Hibahkan Teknologi Canggih Electroplating Chrome untuk Tingkatkan Daya Saing Pengrajin Pande Besi Desa Kiping

Automatic electroplating chrome adalah sebuah inovasi teknologi yang dihasilkan oleh tiga dosen Universitas Kahuripan Kediri, yakni Bella Arum Kristanti, S.E., M.E., Riska Nur Wakidah, S.ST., M.Tr.T., dan Trinil Muktiningrum, M.T. Inovasi ini diwujudkan melalui hibah dari Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM) Kemdikbudristek melalui program Pemberdayaan Masyarakat Pemula (PMP).

Alat ini diserahkan kepada para pengrajin Pande Besi di Desa Kiping, dengan penyerahan simbolis yang dilakukan oleh Kepala Desa, Ngat Sumangto. Acara tersebut juga dihadiri oleh perangkat desa dan para pengrajin lokal.

Dalam sambutannya, Ngat Sumangto menyatakan rasa syukur dan apresiasi yang tinggi kepada Universitas Kahuripan Kediri atas inovasi ini. Ia berharap alat tersebut dapat mengatasi masalah karat pada produk pisau di Desa Kiping dan meningkatkan nilai estetikanya, sehingga membantu perekonomian masyarakat.

“Kami sangat bersyukur dan berharap alat ini dapat bermanfaat serta memberikan dampak positif bagi ekonomi masyarakat di sini,” ungkapnya. Ia juga berkomitmen untuk mendukung pengembangan alat ini lebih lanjut.

Menurutnya, mayoritas penduduk Desa Kiping menjalankan usaha pande besi, dan kehadiran teknologi ini diharapkan dapat memperluas pasar bagi produk-produk desa.

Sementara itu, Bella, sebagai fasilitator dari Universitas Kahuripan Kediri, menjelaskan bahwa hibah ini bertujuan untuk meningkatkan penghasilan dan popularitas produk lokal Desa Kiping. Dalam sesi sosialisasi, materi tentang pemasaran digital juga disampaikan, agar masyarakat tidak hanya mampu memproduksi, tetapi juga bisa memasarkan produk mereka secara online.

“Materi pemasaran digital ini penting agar produk dari Desa Kiping bisa dipromosikan di marketplace dan menjangkau lebih banyak pembeli,” tambah Bella.***

Fakultas Pertanian Peternakan Universitas Kahuripan Kediri Jalin Kerja Sama Strategis dengan PT. Wiranusa Agro Sejahtera

Kediri, 8 Oktober 2024 – Fakultas Pertanian Peternakan Universitas Kahuripan Kediri semakin memperkuat komitmennya dalam mengembangkan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Memorandum of Agreement (MoA) dengan PT. Wiranusa Agro Sejahtera (WiraNusa). Acara yang berlangsung di PT. Wiranusa Agro Sejahtera ini menjadi momentum penting dalam penguatan sinergi antara dunia akademik dan industri.

Hadir dalam kegiatan ini Rektor Universitas Kahuripan Kediri, Bapak Harry Sugara, S.Pd., M.Pd, Dekan Fakultas Pertanian Peternakan, Bapak drh. Rico Anggriawan, M.Vet, Kepala Program Studi Agribisnis, Bapak Demmy Filsafa Ratna Putra, S.P., M.P, serta Direktorat Alumni dan Kerja Sama, Bapak Dr. Anang Darunnaja, S.Pd, M.Pd.I. Dari pihak PT. Wiranusa Agro Sejahtera, turut hadir Bapak Ir. Subandi selaku perwakilan perusahaan.

Penandatanganan MoU dan MoA ini menandai dimulainya kerja sama di berbagai bidang, terutama dalam peningkatan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Fakultas Pertanian Peternakan Universitas Kahuripan Kediri dan PT. Wiranusa Agro Sejahtera sepakat untuk berkolaborasi dalam program magang mahasiswa, penelitian bersama, serta pengembangan inovasi di sektor agribisnis.

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Kahuripan Kediri, Bapak Harry Sugara, S.Pd., M.Pd, menyampaikan bahwa kerja sama ini diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa dan dosen dalam mengembangkan ilmu serta keterampilan yang aplikatif di dunia industri.

“Kami percaya bahwa sinergi antara akademisi dan industri sangat penting untuk menciptakan lulusan yang siap menghadapi tantangan di dunia kerja. Dengan adanya kerja sama ini, mahasiswa akan mendapatkan pengalaman langsung dalam industri agribisnis yang tentunya akan memperkuat kompetensi mereka,” ungkapnya.

Sementara itu, Bapak Ir. Subandi dari PT. Wiranusa Agro Sejahtera menyatakan bahwa pihaknya menyambut baik kerja sama ini sebagai bagian dari upaya mendukung pengembangan sumber daya manusia yang kompeten di bidang pertanian.

“Kami siap berkontribusi dalam memberikan pengalaman praktik yang lebih mendalam bagi mahasiswa, serta menjalin kolaborasi penelitian yang dapat diaplikasikan dalam dunia usaha dan industri,” ujarnya.

Kerja sama ini juga membuka peluang bagi kedua belah pihak untuk mengembangkan program berbasis riset dan inovasi yang berkelanjutan, sehingga dapat memberikan kontribusi yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya dalam sektor agribisnis.

Dengan adanya MoU dan MoA ini, Fakultas Pertanian Peternakan Universitas Kahuripan Kediri semakin menunjukkan komitmennya dalam memperkuat Tri Dharma Perguruan Tinggi, serta membangun hubungan strategis dengan industri untuk menciptakan lulusan yang unggul dan siap bersaing di dunia kerja.

Penutupan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Kahuripan Kediri di Desa Nanggungan, Kecamatan Kayen Kidul

Pada hari Selasa, 3 September 2024, Universitas Kahuripan Kediri menyelenggarakan acara penutupan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang berlangsung di Desa Nanggungan, Kecamatan Kayen Kidul. Acara ini dihadiri oleh Wakil Bupati Kediri, Ibu Dewi Mariya Ulfa, yang secara langsung memberikan apresiasi atas kontribusi luar biasa para mahasiswa dalam menjalankan program KKN.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kediri, Dewi Mariya Ulfa, menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan yang mendalam kepada para mahasiswa Universitas Kahuripan Kediri. Beliau menegaskan bahwa kegiatan KKN ini merupakan bentuk pengabdian yang nyata kepada masyarakat, di mana mahasiswa tidak hanya belajar dari segi teori, tetapi juga terjun langsung membantu masyarakat dalam menghadapi berbagai permasalahan lokal.

Rektor Universitas Kahuripan Kediri, Bapak Harry Sugara, dalam sambutannya, mengungkapkan bahwa pelaksanaan KKN tahun ini lebih tertata dan siap dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Menurutnya, hal ini tidak terlepas dari kerjasama yang baik antara pihak universitas dan pemerintah desa. “Pihak desa sangat terbuka terkait kendala dan permasalahan yang ada, sehingga program KKN dapat berjalan dengan lancar dan efektif,” ungkapnya.

Kegiatan KKN Universitas Kahuripan Kediri ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat Desa Nanggungan serta menjadi pengalaman berharga bagi para mahasiswa dalam mengembangkan kapasitas diri dan meningkatkan pemahaman mereka terhadap kondisi sosial dan budaya di lingkungan sekitar.

Acara penutupan berlangsung dengan penuh khidmat dan diakhiri dengan doa bersama serta foto bersama antara mahasiswa, dosen pembimbing, dan perwakilan pemerintah daerah. Dengan berakhirnya kegiatan KKN ini, diharapkan hubungan baik antara Universitas Kahuripan Kediri dan masyarakat Desa Nanggungan akan terus terjalin dengan erat.