Universitas Kahuripan Kediri Berpartisipasi di Bedah Kampus “SINERGI” 2018 Nganjuk

Bedah Kampus Nganjuk Universitas Kahuripan Kediri

Nganjuk – Minggu, 14 Januari 2018, komunitas mahasiswa sekota Nganjuk mengadakan acara Bedah Kampus “SINERGI” 2018, bertempat di Gedung Balai Budaya Nganjuk. Acara yang dihadiri oleh 1500 oleh siswa SMU dan sederajat di Kota dan Kabupaten Nganjuk ini disambut dengan sangat antusias..

Sebagai salah satu peserta dalam acara ini Universitas Kahuripan Kediri menawarkan keunggulan-keunggulannya. Kemudahan kuliah bagi mahasiswa yang sudah bekerja dengan biaya studi terjangkau ditawarkan oleh Universitas Kahuripan Kediri untuk memudahkan bagi masyarakat yang memiliki waktu luang dan dana terbatas untuk dapat meningkatkan pendidikan formalnya.

Banyaknya beasiswa dan kemudahan dalam mendapatkan beasiswa juga ditawarkan oleh Universitas Kahuripan Kediri agar dapat mendorong mahasiswa untuk lebih berprestasi dalam studinya. Acara yang dimulai dari jam 7.30 hingga jam 15.00 ini mampu membuka pengetahuan kepada para calon mahasiswa akan program studi yang akan diambilnya nanti.

Kedepannya, dengan berpartisipasi dalam acara seperti ini diharapkan Universitas Kahuripan Kediri akan lebih dikenal oleh masyarakat dan pada akhirnya para lulusannya dapat memberikan kontribusi untuk masyarakat dan bangsa ini. (Cdr)

 

Kuliah Umum ESQ di Universitas Kahuripan Kediri Menghipnotis Mahasiswa

ESQ - Universitas Kahuripan Kediri - kampung inggris

Pada tanggal 16 Desember pukul 15.00 WIB di Universitas Kahuripan Kediri diselenggarakan Kuliah umum Emotional Spiritual Quotient (ESQ), yang diisi oleh dua praktisi ESQ handal dari Kediri, yaitu ustadz Muhammad Hatta dan bapak Rifo Rif’at Basya. “Tujuan dari kuliah umum ini untuk membekali mahasiswa tentang pentingnya keseimbangan pengetahuan diri dan spiritual. Dua hal ini harus berjalan beriringan bersama”, ungkap Ustadz Muhammad Hatta. Dengan mengikuti kuliah ini mahasiswa diharapkan termotivasi untuk bisa mencari dan mengamalkan ilmu dengan lebih baik.

Materi yang diberikan dalam kuliah umum ini berangkat dari keteladanan kepemimipinan rasululloh SAW. “Bahwa ketika rasulullah mendapat jamuan dari sahabat lalu rasulullah memanggil seluruh pengikutnya. Rasulullah makan yang paling akhir. Ini artinya seorang pemimpin harus mendahulukan kesejahteraan rakyat. Tidak seperti kepemimpinan jaman now yang sibuk memperkaya diri sendiri”, ungkap Hatta menjelaskan. Dalam kulian ini juga ditanamkan nilai-nilai tanggung jawab terhadap diri sendiri maupun orang lain atau di dalam dunia kerja. Dengan mencontoh suri tauladan dan sifat-sifat rasulullah yang Shidiq, Amanah, Tabligh, serta Fatonah.    

Teladan kepemimpinan nabi Muhammad SAW banyak diakui oleh tokoh-tokoh penting dunia. Salah satunya Mahatma Gandi. Mahatma mengungkapkan, “Saya ingin sekali mengetahui segala sesuatu mengenai manusia itu yang telah memerintah jutaan orang tanpa penentangan. Setelah mempelajari kehidupannya, bertambahlah saya yakin bahwa di zaman itu Islam telah memenangkan hati orang-orang tidak dengan pedang, akan tetapi dengan kesederhaan Sang Rasul itu. Beliau biasa bekerja dengan riang gembira, sangat teguh dan teliti dalam memenuhi janji, sangat erat hubungannya dengan sahabat dan pengikutnya, pemberani dan sangat meyakini sempurnanya misinya. Inilah hal-hal yang membuat beliau dapat menyingkirkan semua kesulitan dan semua orang menyertainya. Ketika saya telah menyelesaikan bab kedua membaca buku mengenai perjalanan hidup rasul ini, saya pun menjadi demikian bersedih dikarenakan telah tamatnya buku itu”.

Sebagai penutup, di penghujung acara para mahasiswa diajak melakukan renungan bersama, yang didampingin oleh bapak Rifo Rif’at Basya. “Renungan di akhir acara benar-benar membuat saya sadar akan dosa yang saya lakukan. Lalu teringat juga jasa orang tua. Saya ingin mendoakan kedua orang tua saya. Intinya mengajak kita untuk kembali ke jalan yang benar”, ungkap Muhammad Ali salah satu mahasiswa Program Studi Agroteknologi.

Kuliah umum yang lebih pada proses perenungan kembali tersebut berjalan dengan khidmat. Suasana kuliah terasa nyaman. Para mahasiswa sangat antusias dan mengikuti sampai selesai. Acara yang berdurasi dua jam tersebut terasa singkat bagi peserta. Ke depan mereka berharap acara seperti ini digelar lagi di kampus Universitas Kahuripan Kediri. Dengan adanya kuliah umum seperti ini mampu menambah cakrawala pengetahuan dan keimanan mahasiswa terhadap islam yang merupakan agama rahmatan lil’alamin. (RRB)

Pelatihan Pajak Terapan Brevet A dan Brevet B Terpadu

brevet - universitas kahuripan kediri

Universitas Kahuripan Kediri bekerjasama dengan Asosiasi Konsultan Pajak Publik Indonesia (AKP2I) menyelenggarakan Pelatihan Pajak Terapan Brevet A dan Brevet B Terpadu. Acara ini akan diadakan tanggal 20 Januari 2018 hingga 21 April 2018 setiap hari sabtu dan minggu mulai jam 08.00 – 13.00 berlokasi di kampus Universitas Kahuripan Kediri.

Persyaratan :
1. Mengisi formulir pendaftaran
2. Fotocopy ijasah terakhir 1 lembar
3. Fotocopy KTP atau KTM
4. Foto Berwarna 3 x 4 background putih 2 lembar
5. Membayar investasi pelatihan (minimal 50 %)

Fasilitas :
1. Sertifikat
2. Kartu Keanggotaan AKP2I
3. Modul Pajak Brevet A dan B (terpadu)
4. Latihan Soal dan Kasus
5. Undang-undang perpajakan
6. Dummy E-SPT
7. Tenaga Pengajar Professional dan Bersertifikat

Cara Pendaftaran :
1. Datang ke kampus Universitas Kahuripan Kediri dengan mengisi formulir pendaftaran yang disediakan oleh panitia
2. Contact Person Ibu Agnes (085335005005)
3. Waktu pendaftaran setiap hari Senin – Sabtu jam 08.00 – 18.00 (tanggal merah libur)

4. Periode Pendaftaran : 13 Nopember s/d 16 Januari 2018

Cara Alternatif Pendaftaran:

Kirim Email ke : [email protected]

Persyaratan pendaftaran via email :

  1. Scan bukti pembayaran (minimal 50%)
  2. Scan ijasah terakhir 1 sebanyak lembar
  3. Scan Identitas diri (KTP/KTM)
  4. Foto berwarna background warna putih

5. Pembayaran dapat melalui panitia pelaksana di Universitas Kahuripan Kediri atau melalui sekretariat AKP2I (Bendahara AKP21) atau transfer ke rekening a/n Sukamto (Bendahara AKP2I) BNI : 0125120498 atau BRI : 0045-01-055259-50-5 (contact person : Sherly 0857 3594 0249, Dinna 0815 5544 9203)

Mari kembangkan diri anda, investasikan waktu dan kesempatan anda sebaik mungkin.

Kuliah Akbar Se-Kabupaten Kediri “Aksi Kebangsaan Perguruan Tinggi Melawan Radikalisme”

kuliah akbar kodim- universitas kahuripan kediri - kampung inggris

Sekitar 200 mahasiswa dari Perguruan Tinggi se-Kabupaten Kediri mengikuti kegiatan Kuliah Akbar dengan tema “Aksi Kebangsaan Perguruan Tinggi Melawan Radikalisme” di Gedung Setyo Santoso Komando Distrik Militer (KODIM) 0809 Kediri pada hari Sabtu tanggal 28 Oktober 2017.

Kuliah akbar yang dihelat Universitas Kahuripan Kediri yang merupakan satu-satunya Perguruan Tinggi di Kabupaten Kediri yang diundang mengikuti Kongres Aksi Kebangsaan Nasional di Bali, bekerjasama dengan KODIM 0809 Kediri. Kegiatan ini merupakan bagian dari aksi serentak mahasiswa se-Indonesia dalam rangka melawan dan menangkal radikalisme pada momentum hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2017.

Kegiatan itu dibuka oleh Rektor UKK, Dr. Wahyu Sri Astutik, S.,Kp, M.Kes selaku penyelenggara, dilanjutkan oleh Mayor. Inf. Didik Sugeng, Eko Iswahyudi, S.H, M.H dan Rosania Mega, M.Pd sebagai keynote speaker. Dalam kuliah akbar yag juga dihadiri sejumlah pejabat intra KODIM 08909 Kediri dan Dosen Universitas Kahuripan Kediri Mayor. Inf. Didik Sugeng mengatakan, “Ancaman Indonesia saat ini bukan lagi perang terbuka seperti waktu perang dunia tetapi sudah perang cyber, contohnya banyak terdapat berita hoax yang tersebar dengan tujuan mengadu domba. Kita berkumpul di tempat ini dengan satu tekat, kita tidak mau lagi di adu domba dengan hoax dan berbagai berita yang menyesatkan sehingga bingkai NKRI mulai digerogoti, maka kita harus setuju melawan radikalisme.

Perguruan tinggi harus mengambil sikap jelas dan tegas dalam mencegah dan melawan radikalisme dan mengambil peran nyata dalam membela Pancasila dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai kewajiban, kepedulian dan tanggung jawab kepada bangsa dan negara Indonesia. (humas)