Sabtu, 09 Maret 2024, Direktorat Sumber Daya dan Keuangan Universitas Kahuripan Kediri melaksanakan kegiatan Bootcamp Kenaikan Jabatan Fungsional Lektor untuk Dosen di lingkungan Universitas Kahuripan Kediri secara offline. Dalam kegiatan ini, Bapak Harry Sugara M.Pd selaku Rektor menyampaikan bahwa Jabatan Fungsional Dosen tidak semata mata untuk kepentingan akreditasi program studi dan Institusi namun juga menyangkut peningkatan karier Dosen yang akan berimbas pada kesejahteraan Dosen. Beliau juga berharap agar Bootcamp ini tidak berhenti begitu saja namun harus ditindak lanjuti dan dikawal oleh DSDK agar para Dosen yang sudah eligible Lektor bisa segera diproses. Acara ini diikuti oleh seluruh dosen tetap dari 10 program studi berjumlah 22 orang yang sudah eligible untuk mengajukan Jabatan Fungsional Lektor. Acara ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada dosen terkait dengan persyaratan pengajuan jafung yang harus dipenuhi sekaligus memberikan bimbingan teknis pengajuannya oleh dosen. Pemateri dalam acara ini yakni Bapak Imam Suhaimi, M.Pd yang mengawali penjelasannya dengan aturan Permenpan & RB Nomor 46 tahun 2013 serta PO PAK 2019. Dalam aturan tersebut, menurut beliau telah dijelaskan jenis jabatan fungsional dosen dan pangkatnya, Angka Kredit Dosen (kum) yang harus diperoleh dan persyaratan-persyaratan yang harus dipenuhi untuk mencapai kum tersebut, baik dari aktivitas pendidikan pengajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat dan penunjang. Setelah menjelaskan aturan tersebut, Bapak Imam melanjutkan simulasi pengisian berkas dan teknis pengajuan jafung. Acara di akhiri dengan sesi tanya jawab dan diskusi serta penutup.
Sosialisasi Hibah Penelitian DRTPM Daring Melalui Google Meet: Dekan FKIP Ajak Dosen Aktif Berpartisipasi
Dalam rangka meningkatkan partisipasi dosen dalam penelitian yang berdampak pada masyarakat, Direktorat Riset Teknologi Pengabdian Masyarakat (DRTPM) menyelenggarakan sosialisasi hibah penelitian secara daring. Sosialisasi ini dipimpin langsung oleh Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) melalui platform Google Meet, memungkinkan para dosen untuk terlibat tanpa harus bertatap muka secara langsung.
Pada hari Sabtu, 9 Maret 2024, Dekan FKIP menggelar sesi sosialisasi hibah penelitian yang diselenggarakan oleh Direktorat Riset Teknologi Pengabdian Masyarakat (DRTPM) melalui platform daring, Google Meet. Dalam pertemuan tersebut, Ganes Tegar Derana, M.Pd selaku Dekan FKIP dan juga Imam Sugeng, M.Pd selaku Kaprodi PJKR serta Fitri Mutmainah, M.Pd selaku kaprodi PPKn dengan antusias menyambut para dosen dari kedua jurusan di lingkungan FKIP untuk berpartisipasi aktif dalam program hibah penelitian yang ditawarkan oleh DRTPM.
Dalam sambutannya, Dekan FKIP menekankan pentingnya peran dosen dalam menghasilkan penelitian yang dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. “Sebagai akademisi, kita memiliki tanggung jawab untuk tidak hanya menghasilkan pengetahuan, tetapi juga menerapkannya untuk kesejahteraan masyarakat,” ujar Dekan.
Selain itu, Dekan juga menjelaskan secara detail tentang berbagai jenis hibah penelitian yang tersedia, persyaratan yang harus dipenuhi, serta prosedur pengajuan proposal. Dia juga menggarisbawahi bahwa pihak fakultas akan memberikan dukungan penuh kepada para dosen yang berpartisipasi dalam program hibah penelitian ini.
Para peserta sesi sosialisasi, yang terdiri dari dosen-dosen FKIP, menyambut baik inisiatif tersebut dan menunjukkan minat yang tinggi untuk terlibat dalam penelitian berbasis masyarakat. Mereka memberikan pertanyaan dan masukan yang berharga terkait dengan implementasi program hibah penelitian ini.
Sosialisasi hibah penelitian DRTPM secara daring melalui Google Meet oleh Dekan FKIP telah memberikan dorongan besar bagi para dosen FKIP untuk aktif berpartisipasi dalam penelitian yang berdampak pada masyarakat. Dengan semangat kolaboratif, diharapkan bahwa penelitian yang dihasilkan dapat memberikan solusi nyata untuk berbagai tantangan yang dihadapi oleh masyarakat.
Implementasi Merdeka Belajar : Kunjungan Mahasiswa Agroteknologi FPP UKK ke Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kabupaten Kediri
Dalam perjalanan pendidikan, terdapat momen yang tidak terlupakan ketika teori bertemu praktik. Hal ini menjadi dasar bagi mahasiswa untuk memperdalam pemahaman mereka. Sebagai bagian dari inisiatif Program Merdeka Belajar, Mahasiswa Agroteknologi Fakultas Pertanian Peternakan Universitas Kahuripan Kediri memiliki kesempatan istimewa untuk mengambil bagian dalam kunjungan perkuliahan di luar kelas, khususnya berkaitan dengan mata kuliah klimatologi. Salah satu tujuan kunjungan yang menarik adalah ke Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kabupaten Kediri.
BMKG bukanlah tempat biasa untuk belajar, tetapi merupakan tempat yang memperkaya pemahaman mahasiswa tentang klimatologi dengan pengalaman langsung dari para ahlinya. Kunjungan ini bertujuan untuk mengenalkan mahasiswa pada peran penting BMKG dalam memahami, memantau, dan memprediksi iklim serta cuaca, yang sangat relevan dengan bidang agroteknologi.
Salah satu nilai tambah dari kunjungan ini adalah interaksi langsung dengan para pakar di BMKG. Para mahasiswa memiliki kesempatan untuk bertanya, berdiskusi, dan belajar langsung dari mereka yang memiliki pengalaman langsung dalam menganalisis data iklim dan cuaca. Dengan demikian, mahasiswa dapat memahami bagaimana data meteorologi dikumpulkan, diinterpretasikan, dan digunakan dalam konteks pertanian.
Selain itu, kunjungan ini juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengamati peralatan dan teknologi yang digunakan oleh BMKG dalam pemantauan iklim dan cuaca. Dari pengukuran suhu udara hingga pemantauan pola angin, mahasiswa dapat melihat secara langsung bagaimana teknologi modern berperan dalam memahami fenomena alam yang sangat berpengaruh terhadap pertanian.
Tidak hanya menguntungkan dari segi akademis, kunjungan ini juga memberikan wawasan praktis yang sangat berharga bagi mahasiswa. Mereka dapat melihat bagaimana prediksi cuaca memengaruhi pengambilan keputusan dalam berbagai aspek pertanian, mulai dari penjadwalan penanaman hingga manajemen risiko bencana alam.
Selain itu, kunjungan ke BMKG Kabupaten Kediri juga merupakan bagian dari upaya universitas dalam memperluas wawasan mahasiswa di luar ruang kelas. Ini tidak hanya membantu mereka mengapresiasi pentingnya kolaborasi antara sektor pendidikan dan pemerintah dalam menghadapi tantangan iklim, tetapi juga memberikan inspirasi bagi mereka untuk terlibat lebih aktif dalam solusi-solusi yang berkaitan dengan perubahan iklim di masa depan.
Dengan demikian, kunjungan mahasiswa Agroteknologi Fakultas Pertanian Peternakan Universitas Kahuripan Kediri ke BMKG Kabupaten Kediri bukan hanya sekedar tur biasa, tetapi merupakan langkah nyata dalam mendukung Program Merdeka Belajar. Melalui pengalaman langsung ini, mahasiswa tidak hanya memperdalam pemahaman mereka tentang klimatologi, tetapi juga terinspirasi untuk menjadi agen perubahan yang berperan dalam menjaga keberlanjutan pertanian di masa depan.
Universitas Kahuripan Kediri: Mahasiswa Giat Susun Proposal P2MW dan PKM Tahun Pendanaan di Bimbingan Para Dosen Ahli
Kediri, 24 Februari 2024 – Mahasiswa Universitas Kahuripan Kediri tampak antusias dalam kegiatan penyusunan proposal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) dan Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) yang diselenggarakan secara berkala mulai dari 16 Februari, 20 Februari, hingga 28 Februari 2024.
Kegiatan ini diinisiasi sebagai bagian dari persiapan menuju kompetisi tingkat nasional, di mana mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan ide-ide inovatif dan solusi bagi berbagai permasalahan di masyarakat. Para mahasiswa yang terlibat aktif terlihat berkumpul di ruang seminar untuk mendapatkan bimbingan dari para dosen yang berperan sebagai pembimbing.
Bapak Demmy Filsafa, salah satu dosen pembimbing, menjadi Mentor bagi mahasiswa yang fokus pada pengembangan proposal PKM. Beliau memberikan arahan dan masukan yang berharga untuk membantu mahasiswa mengasah ide kreatif mereka dan merumuskan proposal yang solid. Sementara itu, Ibu Petty Arisanti dan Ibu Rini Ratna memimpin kelompok mahasiswa yang berfokus pada penyusunan proposal P2MW. Keduanya merupakan dosen dengan pengalaman luas dalam bidang pengabdian masyarakat, dan mereka berbagi pengetahuan serta panduan praktis kepada mahasiswa untuk memastikan bahwa proposal yang diajukan dapat memberikan dampak positif yang nyata di masyarakat.
Dalam wawancara singkat, Bapak Demmy Filsafa menyampaikan, “Saya sangat bangga melihat semangat dan dedikasi mahasiswa dalam menyusun proposal mereka. PKM bukan hanya sekadar tugas akademis, tetapi juga peluang untuk mengembangkan diri dan memberikan kontribusi positif kepada masyarakat.” Di sisi laing, bu Petty Arisanti jmenambahkan, “Kegiatan ini bukan hanya tentang membuat proposal, tetapi juga tentang bagaimana menyiapkan diri menjadi wirausahawan.” Kegiatan penyusunan proposal ini diharapkan tidak hanya menjadi tahapan menuju kompetisi tingkat nasional, tetapi juga sebagai bentuk nyata dari kontribusi Universitas Kahuripan Kediri dalam menghasilkan mahasiswa yang kreatif, inovatif, dan berkomitmen untuk berkontribusi pada pembangunan masyarakat.















