Kuliah Akbar Se-Kabupaten Kediri “Aksi Kebangsaan Perguruan Tinggi Melawan Radikalisme”

Sekitar 200 mahasiswa dari Perguruan Tinggi se-Kabupaten Kediri mengikuti kegiatan Kuliah Akbar dengan tema “Aksi Kebangsaan Perguruan Tinggi Melawan Radikalisme” di Gedung Setyo Santoso Komando Distrik Militer (KODIM) 0809 Kediri pada hari Sabtu tanggal 28 Oktober 2017.

Kuliah akbar yang dihelat Universitas Kahuripan Kediri yang merupakan satu-satunya Perguruan Tinggi di Kabupaten Kediri yang diundang mengikuti Kongres Aksi Kebangsaan Nasional di Bali, bekerjasama dengan KODIM 0809 Kediri. Kegiatan ini merupakan bagian dari aksi serentak mahasiswa se-Indonesia dalam rangka melawan dan menangkal radikalisme pada momentum hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2017.

Kegiatan itu dibuka oleh Rektor UKK, Dr. Wahyu Sri Astutik, S.,Kp, M.Kes selaku penyelenggara, dilanjutkan oleh Mayor. Inf. Didik Sugeng, Eko Iswahyudi, S.H, M.H dan Rosania Mega, M.Pd sebagai keynote speaker. Dalam kuliah akbar yag juga dihadiri sejumlah pejabat intra KODIM 08909 Kediri dan Dosen Universitas Kahuripan Kediri Mayor. Inf. Didik Sugeng mengatakan, “Ancaman Indonesia saat ini bukan lagi perang terbuka seperti waktu perang dunia tetapi sudah perang cyber, contohnya banyak terdapat berita hoax yang tersebar dengan tujuan mengadu domba. Kita berkumpul di tempat ini dengan satu tekat, kita tidak mau lagi di adu domba dengan hoax dan berbagai berita yang menyesatkan sehingga bingkai NKRI mulai digerogoti, maka kita harus setuju melawan radikalisme.

Perguruan tinggi harus mengambil sikap jelas dan tegas dalam mencegah dan melawan radikalisme dan mengambil peran nyata dalam membela Pancasila dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai kewajiban, kepedulian dan tanggung jawab kepada bangsa dan negara Indonesia. (humas)